Rembang, 31 Agustus 2025 ΓÇö Semangat kebersamaan dan pelayanan umat di Paroki St. Petrus dan Paulus Rembang mendapat momentum baru dengan dilantiknya 28 pengurus lingkungan hasil pemekaran, yaitu Lingkungan St. Markus dan Lingkungan St. Benediktus, pada Misa Minggu pagi, (31/8), pukul 07.00 WIB. Pelantikan dipimpin oleh RD. Matheus Suwarno di Gereja Paroki St. Petrus dan Paulus Rembang.
Prosesi pelantikan dilaksanakan setelah penerimaan komuni. Para pengurus dari kedua lingkungan mengucapkan kesediaan untuk menjalankan tugas pelayanan dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka. Seusai prosesi pelantikan dilaksanakan pemercikan air suci kepada seluruh pengurus baru, dan setelah misa selesai dilanjutkan dengan foto bersama sebagai penanda dimulainya perjalanan pelayanan dalam lingkungan yang baru.
Pemekaran ini merupakan pengembangan dari Lingkungan St. Markus yang sebelumnya menjadi satu lingkungan. Pemekaran dilakukan sebagai bagian dari upaya paroki untuk meningkatkan efektivitas penggembalaan, mendukung reksa pastoral pastor paroki, serta memaksimalkan pelayanan liturgi. Dengan jumlah umat yang lebih terkelola, warga lingkungan diharapkan dapat semakin intensif saling mengenal, menghidupkan kehidupan lingkungan, dan membangun relasi personal yang lebih erat.
Proses pemekaran telah melalui beberapa tahapan. Salah satu tahap penting adalah rapat pemantapan proses pemekaran pada Minggu, 6 Juli 2025, yang dihadiri DPP Harian, Ketua Wilayah 3 selaku wilayah yang menaungi Lingkungan St. Markus dan St. Benediktus, serta para ketua lingkungan yang berbatasan langsung, yakni Lingkungan St. Simon dan Lingkungan St. Lukas.
Dengan terbentuknya dua lingkungan baru ini, paroki berharap pelayanan umat semakin dekat, personal, dan partisipatif. Para pengurus diharapkan mampu menjadi penggerak kehidupan menggereja sekaligus membangun lingkungan sebagai ruang perjumpaan, persaudaraan, dan pertumbuhan iman bersama.
(Dokumentasi lengkap dapat dilihat pada album galeri kegiatan).



Komentar (0)
Komentar akan ditampilkan setelah moderasiBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!